Berdasarkan data yang didapat dari globalforestwatch.org, pada tahun 2018 daerah Tropis kehilangan 12 juta hektar tutupan pohon. Hal yang paling memprihatinkan ialah 3,6 juta hektar merupakan hutan hujan primer seluas Belgia. Salah satu penyebab dari hilangnya berjuta-juta hutan tersebut diakibatkan adanya kebakaran lahan.
Dari data diatas, jika satu hektar lahan dapat ditumbuhi 1.000-2.000 pohon berarti 12 juta hektar lahan dapat ditumbuhi milyaran pohon. Seperti yang kita ketahui, pohon merupakan sumber kehidupan bagi manusia. Oksigen yang kita hirup merupakan hasil dari fotosintesis yang dilakukan tumbuhan. Jika pohon sebagai penghasil oksigen semakin berkurang, dari mana lagi kita bisa mendapat pasokan oksigen. Hal tersebut yang membuat orang-orang dengan latar belakang Ilmu Lingkungan atau Teknik Lingkungan berbondong-bondong mengajak masyarakat untuk tidak menebang pohon, membakar hutan, dan melakukan eksploitasi besar-besaran.
Larangan-larangan tersebut bukan hal yang hanya dibahas sekali dua kali oleh pakar. Melainkan sudah dirumuskan dari lama. Tetapi, masih banyak masyarakat biasa maupun pengusaha yang melakukan pembakaran hutan untuk pembukaan lahan dan eksploitasi besar-besaran.
Mari kita pikirkan sekali lagi. Apa dengan menebang pohon secara liar masyarakat ini bisa makmur? Apa dengan melakukan pembakaran hutan negara ini bisa lebih maju? Tentu jawabannya tidak.
Hal tersebut bahkan hanya kenikmatan bagi orang-orang tertentu. Tapi, dampaknya bisa menyebar ke orang lain.
Sebelum bertindak untuk melakukan pembukaan lahan, tolong pikirkanlah dampaknya. Jika tak bisa memikirkannya secara Internal, mari ajak para orang-orang yang sudah ahli dibidangnya.
NOTE:
Jangan sepelekan permasalah kebakaran hutan dan lain-lain. Kita tidak boleh egois. Makhluk hidup bukan hanya kita. Jadilah manusia yang bijak.
